Prive Uri-Cran: Andalan Ibu Muda Mengatasi Anyang-Anyangan

Menjalani peran sebagai ibu muda menjadikan saya sering menunda-nunda keinginan untuk buang air kecil (BAK). Bayangkan saja, ketika anak kedua saya lahir, kakaknya (anak pertama saya) baru saja menginjak usia 15 bulan. Waktu itu si kakak baru saja bisa jalan. Kebayang kan anak seusia itu, ketika baru bisa jalan pasti pengennya jalan-jalan terus. Belum selesai memberi ASI ke adiknya, kakaknya sudah ngacir duluan lari ke luar rumah. Boro-boro bisa langsung ke kamar mandi kalau lagi kebelet pipis, tentu saya harus lebih mementingkan urusan anak-anak terlebih dahulu. Inilah yang menjadikan saya akhirnya terkena “anyang-anyangan” di usia yang sudah dewasa ini.

Dulu saya sering mengalami anyang-anyangan ketika masih kecil. Kata ibu saya hal itu emang wajar dialami anak kecil karena keseringan makan dan minum yang manis-manis.

Ambil tuh sapu ijuk di dapur,” kata ibu saya setiap kali saya mengeluh sakit selepas BAK.

Lalu ibu saya akan mengikat ibu jari kaki saya dengan sehelai sapu ijuk yang berwarna hitam itu. Tentu rasa sakit dan nyeri ketika BAK tidak bisa hilang begitu saja. Sudah pasti dong ya kalau mengikat jari kaki itu hanya mitos belaka.

Belakangan ini ketika sudah dewasa saya baru tahu kalau rasa sakit ketika BAK itu atau yang sering kita sebut sebagai anyang-anyangan adalah salah satu tanda adanya Infeksi Saluran Kemih (ISK). Awh! Kalau begitu seharusnya saya dari dulu tidak boleh menyepelekan anyang-anyangan. Kemudian beberapa waktu belakangan ini saya menyempatkan diri mencari beberapa tulisan di internet mengenai Infeksi Saluran Kemih ini.

Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Menurut artikel yang saya baca di halaman aladokter(dot)com, Infeksi Saluran Kemih atau yang bisa disingkat juga dengan ISK merupakan suatu kondisi dimana terjadi infeksi pada salah satu organ yang termasuk dalam sistem kemih (ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra). Umumnya, ISK terjadi pada kandung kemih dan uretra.

Apa sih yang menyebabkan ISK itu? Biasanya penyebab infeksi saluran kemih adalah masuknya bakteri ke saluran kemih melalui lubang kencing. Nah yang paling sering terjadi adalah akibat bakteri Escherichia colli atau biasa dikenal dengan sebutan E-Colli yang menempel pada dinding saluran kemih.

Anyang-Anyangan

Seperti yang sudah saya sebutkan di awal, anyang-anyangan itu tidak boleh dianggap sepele. Karena anyang-anyangan merupakan tanda awal adanya infeksi saluran kemih. Ketika kalian mengalami gejala anyang-anyangan seperti keinginan untuk buang air kecil meningkat dengan volume yang sedikit dan juga disertai dengan rasa nyeri dan sakit saat buang air kecil maka kalian perlu curiga akan adanya infeksi di saluran kemih.

penyebab anyang-anyang

Infeksi Saluran Kemih ini dapat menyerang baik pria maupun wanita, orang dewasa maupun anak-anak. Tapi kenyataannya memang wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena ISK. Hal ini dikarenakan saluran uretra wanita lebih pendek dan lurus dibandingkan pria. Pada perempuan, jarak antara saluran air kencing dan (duh maaf) anus juga sangat dekat sehingga bakteri dari anus kerap masuk ke alat kelamin wanita dan akhirnya menyebabkan infeksi.

Waspada Penyebab Anyang-Anyangan

Saya sendiri merasakan seringnya anyang-anyangan datang ketika saya menahan pipis. Ya seperti yang udah saya mentioned di awal, ada saat-saat di mana saya harus menunda dulu keinginan untuk pipis dikarenakan keaktifan anak-anak di rumah. Apa saja penyebab anyang-anyangan lain yang perlu dihindari?

penyebab infeksi saluran kemih

Dirangkum dari berbagai sumber, ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya anyang-anyangan seperti:

  1. Kurang minum sehingga menyebabkan dehidrasi
  2. Sering menahan pipis/buang air kecil
  3. Toilet yang kotor/tidak higienis
  4. Air yang dipakai untuk membasuh sudah tercemar bakteri
  5. Kurang menjaga kebersihan pakaian dalam
  6. Arah membasuh setelah BAB yang tidak benar
  7. Penggunaan produk pembersih untuk alat kelamin

Cara Mengatasi Anyang-Anyangan

Agar tidak mudah terkena anyang-anyangan dan infeksi saluran kemih tentunya harus menghindari faktor penyebabnya. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah seperti:

  1. Minum air putih yang cukup, minimal 8 gelas sehari.
  2. Hentikan kebiasaan menahan pipis/buang air kecil.
  3. Perhatikan kebersihan toilet, sebaiknya menggunakan toilet jongkok dibandingkan toilet duduk jika terpaksa menggunakan toilet umum.
  4. Gunakan air mengalir atau langsung dari kran untuk membasuh setelah BAK/BAB.
  5. Pilihlah bahan pakaian dalam yang adem dan mudah menyerap keringat. Hindari juga pakaian yang terlalu ketat.
  6. Arah membasuh yang benar adalah dari depan ke belakang untuk menghindari bakteri dari anus masuk ke alat kelamin.
  7. Hati-hati dalam memilih produk pembersih alat kelamin
  8. Biasakan membersihkan area genital setelah melakukan hubungan suami-istri. Bagi wanita sebaiknya buang air kecil setelah berhubungan intim.

Berkenalan dengan Prive Uri-cran

Prive Uri-Cran

Well, sekarang si adik sudah berumur 19 bulan dan si kakak sebentar lagi berumur 3 tahun. Apakah saya terbebas dari anyang-anyangan? Sepertinya belum. Saya terkadang terpaksa menunda keinginan untuk BAK dalam waktu-waktu tertentu. Seperti misalnya ketika si adik lagi minum dan tidak sengaja menumpahkan air ke lantai. Ketika di saat bersamaan saya ingin pipis, saya tidak bisa langsung ke kamar mandi. Si kakak yang aktif berlari kesana kemari bisa berisiko terpeleset kalau saya tidak buru-buru mengelap air yang di lantai.

Itu salah satu contoh kecil aja sih, sebenarnya banyak banget kejadian lain di mana saya terpaksa harus menunda pipis demi mengurus anak-anak dan pekerjaan rumah tangga. Walaupun begitu, sekarang saya berusaha sebisa mungkin untuk berhenti dari kebiasaan menunda pipis. Setidaknya jangan terlalu sering lah. Karena penyesalan itu selalu datang belakangan bukan?

Oiya, dari kegiatan mengumpulkan berbagai informasi tentang ISK tadi saya juga bisa berkenalan dengan obat herbal bernama Prive Uri-cran. Obat ini katanya bisa menyembuhkan anyang-anyangan karena memiliki komposisi utama yaitu ekstrak cranberry.

Khasiat Buah Cranberry

Buah Cranberry sudah lama diteliti dan digunakan di Amerika karena terbukti efektif mencegah infeksi saluran kemih karena kaya akan proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E.Coli menempel pada saluran kemih. Cranberry juga mempunyai kadar vitamin C yang cukup tinggi. Selain itu terdapat serat makanan, mineral dan flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, dan quercetin dan memiliki senyawa fitokimia, salah satu sumber anti oksidan polifenol sehingga buah cranberry sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan dapat mencegah penyakit yang berbahaya seperti kanker.

Namun sayangnya, buah Cranberry yang memiliki banyak manfaat ini sangat sulit ditemui di pasaran. Harganya pun terbilang cukup mahal dan rasa buahnya agak pahit dan asam. Kalaupun akhirnya bisa mendapatkan Cranberry, buahnya harus dijadikan jus dulu sebelum diminum alias bikin ribet menurut saya. Nah, untungnya sekarang udah ada Prive Uri-cran. Kita bisa menikmati manfaat dari buah cranberry tanpa ribet.

Ada dua jenis produk Prive Uri-cran yang bisa dikonsumsi yaitu Prive Uri-cran yang berbentuk kapsul dan ada juga yang berbentuk serbuk (sachet).

Prive Uri-cran Kapsul

uricran kaplet

Prive Uri-cran berbentuk kapsul ini memiliki komposisi berupa 250 mg Ekstrak Cranberry yang bisa dikonsumsi dengan dosis 1-2 kapsul/hari.

komposisi uri cran kaplet
Prive Uri-cran kapsul ini juga mengandung bahan tambahan yaitu Laktosa, Magnesium stearat dan silikon dioksida. I box isinya 30 kapsul/box. Saran penyimpanan: simpan di suhu ruangan yang sejuk dan kering. Hindari penyimpanan di suhu tinggi dan sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Prive Uri-cran Sachet

uricran sachet

Bagi yang kurang suka mengonsumsi obat dalam bentuk kapsul, Prive Uri-cran juga hadir dalam bentuk serbuk dengan kemasan sachet. Kemasannya yang mungil menjadikannya praktis untuk dibawa kemana-mana saat bepergian.

komposisi uri cran sachet

Prive Uri-cran sachet ini diberi nama Prive Uri-cran Plus karena kandungannya yang lebih kompleks dibandingkan dengan Prive Uri-cran kemasan kapsul. Prive Uri-cran Plus memiliki kandungan: Cranberry Extract 375 mg – Vitamin C 60 mg – Bifidobacterium bifidum 0.1 mg – Lactobacillus acidophilus 0.1 mg – Fructo Ooligo Saccharides 0.1 mg – Calcium Lactate Gluconate 1 mg.

uri cran sachet

Untuk dapat memperoleh hasil yang maksimal,  Prive Uri-cran Plus sebaiknya dikonsumsi 1-2 gelas per hari. Cara bikinnya cukup mudah, cukup tuang serbuknya ke dalam gelas dan tambahkan air 150ml lalu aduk rata.

Hmm, gimana rasanya? Sedikit kecut dan asem tapi rasa manisnya masih dominan. Jadi kesannya ketika masuk mulut itu segerrr gimanaa gitu. Cobain aja deh ya! Diminum dingin juga bisa, tambah segar rasanya.

Baiknya konsumsi yang mana? Sachet atau kapsul? Menurut saya sama saja. Khasiatnya sama-sama menyembuhkan anyang-anyangan dan membantu memelihara kesehatan saluran kemih. Tinggal pilih sesuai selera saja yaa… Produk Prive Uri-Cran sudah bisa didapatkan di berbagai apotik atau toko obat yang ada di mall-mall seperti Century, Guardian, Watson, dll.

Semoga dengan mengonsumsi Prive Uri-cran ini saya tidak akan kena anyang-anyangan lagi dan akhirnya bisa menjaga anak-anak dengan tenang. Aamiin.

Kalau mau tahu info lebih lanjut mengenai produk Prive Uri-cran bisa langsung klik di sini:

Website http://www.uricran.id/
Facebook: https://web.facebook.com/priveuricran/
Instagram: https://www.instagram.com/uricran.id/


Baca Juga Artikel Lainnya:

3 thoughts on “Prive Uri-Cran: Andalan Ibu Muda Mengatasi Anyang-Anyangan

  1. ini bahaya ya, karena menunda buang air kecil buat wanita menjadi pintu gerbang buat anyang anyangan atau ISK

    untung ada ekstrak cranberry yang dikemas jadi uricran

    dengan adanya uricran jadi kita bebas rasa cemas

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s