Caraku Mengatasi Rasa Mual di Awal Kehamilan

Morning Sickness namanya, kondisi di mana ibu hamil sering mengalami mual dan muntah pada masa awal kehamilan. Kondisi mual dan muntah ini biasanya dialami ketika trimester pertama kehamilan (usia kehamilan 1-3 bulan).

Tidak seperti namanya, kondisi mual dan muntah yang dialami ibu hamil tidak hanya terjadi ketika “morning” saja lhoo.. Pada kasus saya, rasa mual dan muntah itu saya alami sepanjang hari, khususnya ketika saya mau memasuki kamar mandi. Oiya, kondisi mual dan muntah tiap ibu hamil memang berbeda-beda. Ada yang mual ringan, sedang, hingga berat. Bahkan ada juga yang tidak mengalami mual dan muntah sama sekali. Ada juga yang sampai kehilangan cairan dan harus dirujuk ke rumah sakit.

Kondisi mual dan muntah yang saya alami ketika hamil anak pertama dan kedua sangatlah berbeda. Pada kehamilan anak pertama, rasa mual yang saya rasakan termasuk parah. Setiap mau masuk kamar mandi saya pasti muntah, setiap mau gosok gigi pasti muntah. Beda halnya dengan anak kedua, ketika itu saya hanya sering pusing, mualnya hanya sesekali dan jarang terjadi.

Nah, berdasarkan pengalaman saya tersebut saya mau sedikit berbagi tentang tips menghilangkan rasa mual muntah atau morning sickness pada masa awal kehamilan. Simak yuk!

1. Minum madu hangat di pagi hari

Pada kehamilan pertama, saya mengalami rasa mual yang lumayan parah. Ketika bangun tidur, saya pasti merasakan yang namanya mual. Nah, entah terinspirasi dari siapa saya lupa, waktu itu saya coba rutinkan minum madu hangat di pagi hari. Namun madunya adalah madu khusus yang dari Sumbawa. Kalau madu lain yang banyak dijual di supermarket tidak bisa menghilangkan rasa mual yang saya alami. Nah, kalau madu sumbawa ini memiliki rasa manis yang gurih dan berbeda dari madu lainnya. Setelah minum madu ini juga alhamdulillah rasa mualnya berkurang dan badan terasa lebih segar. Bukan promosi madu sumbawa ya, tapi kenyataannya emang gitu hehe.

2. Makan sedikit tapi sering

Tips kedua yaitu makanlah dengan porsi yang sedikit tapi sering. Emang sih ya, namanya juga lagi mual, mau makan banyak ya enggak mungkin deh kayaknya. Tapi harus dipaksakan makan dong, agar nutrisi untuk calon bayi juga terpenuhi. Makanya walau mual cobalah paksakan diri untuk makan, enggak apa-apa sedikit yang penting sering. Makanannya bisa divariasikan juga, seperti misalnya kalau makan nasi itu bikin eneg, bisa diganti dengan roti.

3. Tidak (bisa) minum air dengan suhu ruang

Ada persamaan ketika saya hamil anak pertama dan kedua yaitu sama-sama tidak bisa minum air suhu ruangan. Kalau dipaksakan sudah pasti rasa mualnya kambuh. Solusinya mau enggak mau adalah dengan minum air hangat. Bahkan ketika cuaca sedang panas-panasnya saya sering mengonsumsi air dingin. Walaupun sering dimarahin sama kakak ipar wkwk. Tapi dengan begitu alhamdulillah rasa mualnya hilang lho!

4. Hindari makanan/minuman/barang yang berbau menyengat

Secara otomatis lah yaa, kalau ngerasa mual ketika masa awal kehamilan ya sebaiknya menghindari makanan atau minuman dan benda-benda yang berbau menyengat. Kalau saya waktu itu benar-benar tidak bisa mencium wangi-wangian seperti parfum. Jadi suami itu enggak boleh pakai parfum sama sekali di depan saya hehe. Bahkan pengharum lemari dan pengharumm ruangan/kamar mandi pun saya lenyapkan! Jangankan pengharum ya, wangi sabun dan pasta gigi aja udah bikin saya mual 😀

5. Minum susu pengurang rasa mual

Nah, ini nih yang penting. Kalau kalian termasuk ibu hamil yang mual muntahnya parah banget sampai enggak bisa makan saya anjurkan minum susu pengurang rasa mual. Bayangin aja, ketika si calon bayi butuh banyak banget nutrisi untuk bisa berkembang dan ibunya enggak bisa makan atau makannya cuma sedikit, ya bisa dipastikan si dede bayi kekurangan asupan dong. Makanya, susu ibu hamil saya rasa perlu untuk dikonsumsi. Sudah banyak kok merek susu ibu hamil yang mengeluarkan varian anti mual. Saya juga sudah merangkum beberapa merek susu yang bisa dicoba.

Baca juga yuk 7 Produk Susu Ibu Hamil yang Baik untuk Mengurangi Rasa Mual

Nah itu dia lima tips mengurangi rasa mual dan muntah atau morning sickness pada ibu hamil. Sekali lagi, kondisi mual dan muntah yang dialami tiap ibu hamil berbeda-beda yaa.. Kalian juga perlu konsultasikan ke dokter jika memang diperlukan.

Sekian dari saya baiqrosmala.com, thanks for reading!

Baca juga artikel lainnya:

Advertisements

One thought on “Caraku Mengatasi Rasa Mual di Awal Kehamilan

  1. Untuk madu, saya setuju banget. Bukan cuma untuk bumil, tapi buat kesehatan juga bagusss. Madu memang bisa membangun imunitas tubuh. Jadi lebih kuat, nggak mudah sakit/ketularan virus-bakteri. Sesuai sunnah Rasul juga. Hehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s