5 Tips Mendidik Anak dengan Cara Baik dan Bijak

Memiliki anak yang patuh, penurut, baik budi pekertinya, sopan dalam tingkah lakunya, cerdas dan religius merupakan dambaan setiap orang tua. Orang tua mana yang tidak menginginkan anak-anaknya tumbuh menjadi orang yang baik? Hmmm, lalu pertanyaan terbesarnya adalah “Bagaimana cara mendidik anak agar mereka patuh dan tumbuh menjadi anak yang baik dan bisa dibanggakan?”

Pada prinsipnya, mendidik anak itu memang secara teori sangatlah mudah diucapkan, namun pada kenyataannya sangat sulit untuk diterapkan. Setiap orang tua juga memiliki metode pendidikan anak yang berbeda-beda. Metode A yang dianggap baik oleh orang tua A bisa jadi kurang diterima oleh orang tua B yang menerapkan metode lain dalam mendidik anak. Lalu baiknya bagaimana?

Selanjutnya sebelum membahas lebih lanjut, izinkan saya menyatakan bahwa artikel yang saya tulis ini murni adalah sebagai bentuk note to myself karena saya juga adalah orang tua muda yang masih awam, masih banyak belajar tentang ilmu parenting.

Salah satu ilmu yang baru-baru ini saya pelajari adalah sesuai judul posting-an ini, cara mendidik anak yang baik dan bijak. Bagaimana caranya?

1. Mendidik dengan Keteladanan

Jika ada yang mengatakan bahwa anak itu adalah peniru ulung, 100% saya setuju dengan pernyataan tersebut. Karena menjadi orang tua dari dua anak batita saya pun sering mengalaminya, bagaimana anak-anak itu memang senang menirukan apa saja yang dilakukan orang tuanya.

Nah, sebagai role model untuk anak-anak kita, sudah seberapa sering kita memberikan contoh yang baik-baik kepada mereka? Apakah kita tipe orang tua yang selalu mengomel dan berteriak jika anak berbuat kesalahan? That’s why cara mendidik anak yang pertama ini adalah terkait dengan keteladanan. Anak akan tumbuh menjadi apa yang ia tiru dari orang tuanya.

2. Mendidik dengan Kebiasaan

Apa pun yang dilakukan secara berulang-ulang maka akan menjadi kebiasaan. Menurut University College London, dibutuhkan rata-rata 66 hari untuk membentuk kebiasaan baru. Jadi jika ingin menanamkan nilai-nilai yang baik untuk anak, mulailah berpikir dari sekarang untuk menjadikan mereka terbiasa melakukannya.

3. Mendidik dengan Nasihat

Saya termasuk orang yang meyakini bahwa parenting itu adalah proses komunikasi antara hati ke hati. Bagaimana orang tua bisa mengontrol dan menggerakkan emosi sang anak dengan komunikasi yang halus, dengan gaya bahasa yang bijak dan pemilihan kata-kata yang penuh ketenangan.

Ada kalanya memang, setelah kita berusaha memberikan contoh yang baik tapi anak masih berbuat salah, itulah saatnya kita sebagai orang tua harus memberi nasihat. Nasihat yang membimbing, menceritakan  kisah-kisah yang mengandung pelajaran dan dialog yang menarik antara orang tua dan anak itu kuncinya.

4. Mendidik dengan Perhatian dan Pengawasan

Peran orang tua sangatlah penting dalam pembentukan sikap dan kepribadian seorang anak. Jangan sampai terlalu disibukkan dengan urusan pekerjaan orang tua lupa untuk mengawasi anaknya. Apalagi di zaman yang serba digital sekarang ini, akses informasi mengenai segala hal sangat mudah didapatkan. Jangan sampai mereka mengakses sesuatu yang belum pantas mereka lihat atau tonton hanya karena kemalasan orang tua memberikan perhatian dan pengawasan.

5. Mendidik dengan Hukuman

Poin terakhir ini hendaknya jangan dibaca judulnya saja yaa 😀 Baca juga caption-nya sampai habis.

Mungkin di antara pembaca pernah melihat video yang beberapa minggu lalu sempat viral di media sosial, tentang seorang bapak yang menghukum anaknya setelah mem-bully temannya di sekolah.

anak dihukum

Anak perempuan yang baru berumur 10 tahun ini terpaksa berjalan kaki sejauh 8 km dari rumahnya menuju ke sekolah!

Tega? Sekilas mungkin terlihat sangat tega! Tapi untuk hal-hal yang sifatnya prinsip, terkadang memang dibutuhkan “hukuman” untuk menegur anak yang salah agar mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Oke, itulah setidaknya 5 tips mendidik anak yang menurut saya baik dan bijak. Kelima cara mendidik anak ini sebenarnya adalah ilmu yang baru saya dapat setelah membaca salah satu buku parenting Islami yang berjudul Tarbiyatul Aulad Fil Islam atau jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia: Pendidikan Anak dalam Islam.

Tarbiyatul Aulad Fil Islam

Kelima tips mendidik anak di atas adalah poin yang saya peroleh dari satu halaman saja dari total 905 halaman yang ada dalam buku ini. Bisa terbayang berapa banyak ilmu yang diperoleh jika berhasil menamatkan buku ini? Insyaallah banyak sekali ya…

Buku karangan DR. Abdullah Nashih ‘Ulwan ini menurut saya very recommended untuk dijadikan salah satu referensi orang tua khususnya bagi teman-teman muslim dalam mempelajari ilmu parenting. Buku ini memberikan pedoman bagi para orang tua agar sukses mendidik anaknya tidak hanya untuk kepentingan dunia, tapi juga akhirat.

Harga bukunya lumayan terjangkau menurut saya, sekitar Rp 100.000-an dan bisa dibeli online di Shopee. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

2 thoughts on “5 Tips Mendidik Anak dengan Cara Baik dan Bijak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s