Yuk ke Eko Wisata Kebon Irup: Bikin Hidup Makin Hidup

Helooo gooood people! Assalamualaikum..

Bulan Desember identik dengan liburan dong ya pastinya! Daaan beruntung banget saya bisa mengawali bulan Desember ini (tepat di tanggal 1 Desember 2018 kemarin) dengan mengunjungi Kebon Irup di Desa Saribaye – Lingsar Lombok Barat. Kali ini saya mau ngasih review sedikit mengenai Kebon Irup dan alasan kenapa kalian harus (pake banget!) berkunjung ke sana.

Apa itu Kebon Irup?

Kebon Irup

Kebon artinya kebun, irup artinya hidup. Nah, Kebon Irup ini bisa dikatakan sebagai sebuah eko wisata gitu, tempat semua pohon, tanaman, hewan, serangga dan mikroba hidup berdampingan tanpa pestisida dan intervensi berlebihan dari manusia. Di Kebon Irup kalian bisa melaksanakan Edu Camp, Family Camp, Outbound, Rafting atau Kayaking, Tubing dan tentunya eko wisata di mana kalian bisa belajar mengenai tumbuhan organik.

Community Based Tourism

edu camp
sumber gambar: http://www.kebonirup.com

Yang menarik dari Kebon Irup adalah konsep yang dibawanya yaitu Pariwisata yang berbasis komunitas. Dari awal mulai beroperasi pada Maret 2018 Kebon Irup telah memberdayakan sekitar 20 orang warga sekitar, terutama para ibu-ibu.

Adalah Mas Wida, Mas Dwi dan Mas Sidik yang memiliki ide cemerlang untuk membangun sebuah wisata berkonsep pendidikan lingkungan. Mereka datang ke tanah dengan luas kurang lebih 1 hektar itu pada bulan Desember tahun lalu (2017). Awalnya mereka membuat suatu program camping dan ternyata respon dan antusias dari masyarakat sangat bagus. Sehingga pada bulan Maret 2018 Kebon Irup resmi dibuka dengan management yang lebih professional.

Welcome to Kebon Irup!

Nah, perjalanan saya bersama teman-teman blogger ke Kebon Irup kemarin sangatlah menyenangkan. Bayangkan, untuk masuk ke Kebon Irupnya itu hanya ada satu jalan, yaitu jalan setapak di tengah-tengah persawahan. Jadi kalian kalau bawa motor ataupun mobil parkirnya di pinggir jalan. Terus masuknya itu jalan kaki sekitar 300 meter. Yaah, buat pecinta petualangan enggak terlalu berat lah yaa..

 

Nah, ini sedikit gambaran jalan menuju ke Kebon Irupnya ya gaess…

Nah, ini pas udah mau nyampai. Abaikan kalimat terakhir, itu udah sampai kok πŸ˜€

Kesan pertama ketika sampai di Kebon Irup itu I was like “Wow, adakah orang di sini?” :D. Karena emang tempatnya itu masih asli kayak kebon, mirip hutan dikit lah yaa. Tapi hutan yang cantik.

47126680_10210004530668113_4860387916473434112_n
Welcome tea ^^

Ketika sampai di sana kita disambut dengan welcome tea yang sangat manis karena gulanya pakai gula batu. Ngobrol panjang lebar dengan Mas Wida sebagai top managementnya Kebon Irup, Mas Dwi yang mengurus segala hal yang berbau tanam-tanaman dan ada Mas Sidik yang ngurus masalah sungai (maksudnya mengembangkan kegiatan-kegiatan adventure yang berbasis sungai).

Seru lah ngobrol-ngobrolnya.. Apalagi kebetulan waktu itu ada satu bule Namanya Alan. Alan ini berasal dari Costa Rica yang sudah enam tahun belakangan ini berpetualang keliling dunia dengan menggunakan sepeda! Wow banget ya?! Si Alan bisa nyasar ke Kebon Irup karena bertemu dengan dr. Basuki, dokter spesialis jantung dari Mataram yang juga tergabung dalam komunitas bersepeda. Dokter Basuki inilah pemilik dari lahan seluas kurang lebih 96 are Kebon Irup.

makan-makan

Setelah asyik ngobrol, saya tidak menyangka ternyata teman-teman di Kebon Irup telah menyediakan makan siang untuk kami. Alhamdulillah yaa.. Apalagi menunya asli enak-enak banget. Sambelnya itu lhooo bikin nagih.

Menu favorit di Kebon Irup adalah ikan bakar yang sambalnya super pedas (menurut saya). Ikannya itu langsung diambil dari kolam yang ada di Kebon Irup, jadi jangan khawatir, ikannya pasti sehat tanpa tercemar bahan kimia.

IMG20181201144420
Kekicang

Yang tidak bakal terlupa seumur hidup adalah makanan lezat yang satu ini. Kalau orang Lombok nyebutnya “Kekicang”. Enggak tau deh mungkin di daerah kalian juga ada. Kekicang ini dibuat dari batang tanaman yang mirip kayak lengkuas. Bukan lengkuas, tapi batang tanamannya mirip, dan batang Kekicang jauh lebih keras dan lebih besar dari batang lenkuas. Terus baunya menyengat. Maka dari itu cara mengolah Kekicang itu harus direndam semalaman setelah dipotong kecil-kecil.

Hmm, lezatnya Kekicang ini masih kerasa lhoo sampai sekarang. Bumbunya kerasa banget, pedasnya nampool banget. Pokoknya kalian kalau berkunjung ke Lombok saya sangat rekomendasikan untuk mencoba Kekicang ini. Apalagi jika disantap di Kebon Irup.

 

47202663_10210004446186001_1517830327031037952_n
Yeay! Bersiap untuk rafting

Ini nih yang ditunggu-tunggu. Tanpa panjang lebar lagi, walaupun masih ingin makanin kekicangnya sampai habis πŸ˜€ kita berlanjut ke acara yang ditunggu-tunggu yaitu rafting!

47288748_10210004427265528_4549902875219722240_n
Sebelum mulai, latihan mendayung dulu

Sebelum mulai rafting kita disuruh latihan mendayung dulu sama Mas Sidik. Hmm latihannya lumayan seru, apalagi di tengah sungai kita (perahunya) nabrak satu sama lain πŸ˜€

47187903_10210004456026247_3895554772199014400_n

Oiya, pengalaman menyusuri sungai di Kebon Irup enggak akan terlupakan bagi saya. Karena ada accident kecil di mana perahu yang saya tumpangi itu terbalik dan saya terjatuh. Lucunya nih kalau diingat-ingat, saya ngerasa kayak emak-emak yang lemah banget. Mungkin karena semenjak punya anak udah jarang melakukan kegiatan berpetulang kayak gini, alhasil ketika perahunya kebalik dan saya di dalam air itu super panik banget. Padahal airnya enggak terlalu dalam dan arusnya tidak terlalu deras. Ukurannya kalau berdiri juga bisa dan enggak akan tenggelam karena pakai pelampung. Waaah, pengalaman yang enggak bakal terlupa lah pokoknya.

mba dee

Dan ini adalah teman saya satu perahu, Dee.. yang juga ikut terjatuh ketika perahunya terbalik. Bedanya, dia enjoy aja dan menikmati terbawa arus sambil berenang sampai ke ujung. Hmmmm… Pokoknya saya harus balik lagi ke Kebon Irup dan perahu saya harus terbalik, biar bisa ngerasain lagi keseruan berenang di sungai itu πŸ˜€

So bagi kalian gaess yang ada di Lombok dan suka pertualangan seru, rugi banget kalau belum pernah nyobain arung jeram di Kebon Irup! Di sini juga bisa lhoo ajakin anak-anak sekolah buat belajar tentang tanaman dan lingkungan. Untuk tahu informasi mengenai Kebon Irup ini langsung aja hubungi kontak di bawah ini yaa:

Kebon Irup, Desa Saribaye – Lingsar Lombok Barat
WA: 081542142268
Facebook: Kebon Irup
IG: kebonirup

Selamat datang di Kebon Irup!
Tanah Organik, Tempat Terasyik!

Asmak
Thank you Mba Asmak yang udah ngajakin ke Kebon Irup!

 

 

 

Advertisements

8 thoughts on “Yuk ke Eko Wisata Kebon Irup: Bikin Hidup Makin Hidup

  1. Aku suka wisata berbasis komunitiy kayak gini dengan pemeberdayaan wanita khususnya ibu ibu disekitar. Selain mendatangkanw wisatawan juga ada menimbulkan rasa menjaga kelestariannya ketika pemberdayaan dari warga sekitar. keren keren banget.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s