Berniat Buka Showroom Mobil Baru? Ini 5 Jenis Biaya yang Dibutuhkan

Showroom mobil baru merupakan jenis usaha yang dimiliki oleh pebisnis dengan modal besar.  Berbeda dengan pebisnis dengan modal pas-pasan, kalau mau menjajaki bisnis mobil kayaknya jual-beli mobil bekas juga udah lumayan puas dan menguntungkan. Nah, bagi yang bermodal gede biasanya harus ngedeketin si APM (Agen Pemegang Merek) biar bisa buka showroom mobil baru sendiri.

Nah, konon katanya jual-beli mobil bekas sebenarnya memiliki untung/margin yang lebih besar lhoo dibandingin jika harus membuka showroom mobil baru. Karena modal utama yang diperlukan dalam bisnis jual-beli mobil bekas adalah skill dan pengetahuan seputar mobil, menaksir sehat atau tidaknya kendaraan dan juga skill menaksir harga pasar.

Walaupun demikian, tidak sedikit juga sih pebisnis yang berniat membuka showroom mobil baru dengan modal yang lumayan besar. Hmmm… Kalau ditaksir berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuka showroom mobil baru mungkin bisa sampai Rp 50 Miliar! Wow banget kan? Kira-kira, jenis biaya apa aja yaaa yang dibutuhin sampai investasinya aja segede gitu?

Oke, berdasarkan judul postingan kali ini, setidaknya (atau minimal deh yaa) ada lima jenis biaya nih yang diperlukan jika ingin membuka showroom mobil baru. Sebenarnya berdasarkan lokasi juga sih yaa… Tapi langsung aja yuk disimak ulasan di bawah ini:

1. Biaya Lahan

Biaya yang pertama kali muncul di pikiran ketika ingin membuka bisnis showroom mobil baru tentunya adalah biaya lahan. Semakin strategis letaknya tentunya semakin tinggi juga harganya. Apalagi kalau bisnis showroom mobil ini memang seharusnya memiliki lokasi yang strategis misalnya di tengah-tengah keramaian, perumahan, pusat bisnis, dan lain-lain. Sebenarnya biaya lahan bisa juga sih disiasati dengan menyewa gedung di awal-awal memulai bisnis.

2. Biaya Konstruksi Bangunan

Nah, jika memulai bisnis baru dengan modal lahan kosong maka tentunya biaya konstruksi bangunan yang dibutuhkan juga sangat tinggi. Apalagi sekarang biaya/harga tukang juga mahal banget. Walaupun memulai bisnis showroom mobil dengan menyewa gedung terlebih dahulu juga pastinya memerlukan yang namanya biaya konstruksi atau renovasi bangunan. Karena sejatinya, showroom mobil itu identik dengan tempat yang nyaman, berkelas dan interiornya yang cantik-cantik. Tujuannya tentu untuk menarik perhatian. Lah, kalau showroomnya terlihat lusuh dan apa adanya malah entar dikira showroom abal-abal kaan, hoho..

3. Biaya untuk Stok Mobil

Oke, ini nih jenis biaya yang enggak kalah guede yaitu menyetok mobil berkualitas. Hmmm berburu mobil berkualitas tentu juga tidak mudah yaa.. Sebaiknya emang membeli langsung dari tangan pertama. Nah, belum lagi masalah memilih stok mobil yang paling dicari banyak orang. Biasanya mungkin yang paling banyak dicari adalah mobil keluarga kali yaa? (yang ini sotoy saya aja sih) haha. Oh, mungkin mobil MPV (multi purpose vehicle) juga banyak dicari pembeli? Yang jelas, biaya investasinya tinggi juga kaaan?

4. Biaya Operasional

Well, setelah punya lokasi yang strategis, bangunan showroom yang cantik dan punya banyak stok mobil berkualitas tentunya biaya selanjutnya yang harus diperhatikan adalah biaya operasional. Memiliki showroom yang cantik juga memerlukan sales promotion girl yang cantik kan ya? Maksudnya ya enggak selamanya cantik itu harus selalu sexy kayak saya (whaaaat? pengen dilemparin cokelat nih kayaknya wkwk). Yaaa, intinya biaya operasional juga perlu diperhatikan lah yaa.. Belum lagi kalau misalnya enggak terlalu paham dunia permobilan juga harus menghire teman atau kerabat yang paham tentang dunia mobil. Butuh biaya yang tidak sedikit tentunya.

5. Biaya Promosi

Alright, bisnis tanpa promosi sama aja bohong ya kan?! Setuju dong?! Promosi sekarang jauh lebih gampang juga menurut saya, selain offline juga bisa memanfaatkan promosi online melalui sosial media. Membangun networking juga termasuk nih dalam bentuk promosi. Karena sejatinya jual beli mobil merupakan bagian dari komunitas yang besar. Harus perluas networking ke semua komunitas terkait dan juga ke toko sparepart, bengkel, leasing, asuransi sampai ke komunitas otomotif.

Okedeh guys setidaknya lima hal ini yang kalian harus persiapkan kalau mau hitung-hitung biaya membuka showroom mobil baru. Yaaah, namanya baru merintis bisnis pastinya memerlukan modal yang tidak sedikit. Perlu kesabaran tingkat dewa juga buat balik modal. Intinya mah pebisnis sukses itu harus siap tahan banting, penyabar, siap kerja keras dan kerja cerdas. Setuju?

Oiya, kalau ada masukan lagi mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan ketika membuka bisnis showroom mobil baru boleh juga drop di kolom komentar ya! Thanks for reading!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s