Cara Membuat SPT Tahunan Pribadi

Cara membuat SPT tahunan pribadi ini saya sengaja tulis di blog dikarenakan pengalaman pribadi saya menjadi seorang blogger. Nih ya guys sekedar sharing aja, menjadi seorang blogger itu kan kadang ada job menulis dari brand atau perusahaan tertentu. Tak jarang mereka kadang meminta nomor NPWP sebagai syarat untuk melakukan pembayaran atas jasa yang sudah kita berikan. Ujung-ujungnya, seorang blogger mau enggak mau ya harus punya NPWP dong guys.

Sebenarnya memiliki NPWP bagi seorang blogger atau sebut saja seorang freelancer yang pekerjaannya tidak tetap sih oke-oke aja. Namun masalah lain muncul ketika harus melakukan pelaporan SPT Tahunan. Lumayan bingung menurut saya, karena kan fee yang kita terima yang dipotong pajak itu enggak seberapa lah wkwkwk *curcol. Maksudnya teh, dari sekian job online yang kita terima, sebagian besar emang enggak perlu melampirkan NPWP, hanya sebagian kecil saja. Nah, yang sebagian kecil ini kan harus tetap dilaporkan to? Bingung aja, karena di form SPT tahunan sendiri kan banyak macem informasi yang harus diisi tuh.

Nah, tulisan kali ini saya mau ngasih tahu aja sih sebenarnya kalau membuat SPT Tahunan Pribadi buat seorang freelancer itu ternyata enggak perlu ribet. Dari beberapa artikel yang saya baca di internet langkah-langkah yang perlu diperhatikan untuk membuat SPT tahunan pribadi adalah:

Membuat Akun pada Sistem/Aplikasi online

Seorang warga negara wajib pajak orang pribadi baik itu yang bekerja sebagai pegawai maupun memiliki bisnis ataupun pekerja bebas (freelancer) sekarang harus melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Apa sih SPT? Intinya kita yang sudah punya NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) harus melaporkan total pendapatan kotor dan pajak yang telah dibayarkan kepada negara. Cara daftarnya sekarang lebih mudah dengan cara online. Bisa melalui sistem DJP Online atau aplikasi online tertentu yang dikeluarkan oleh mitra resmi DJP. Jadi kalian tinggal pilih aja yaa mau daftar onlinenya lewat yang mana.

Menyiapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Oke langkah yang harus diperhatikan selanjutnya adalah menyiapkan dokumen yang dibutuhkan ketika nanti mengisi formulir SPT tahunan, diantaranya yaitu:

  1. Formulir 1721 A1 atau A2: Ini adalah formulir yang kita bisa peroleh dari si pemberi kerja. Jadi minta formulir ini dulu yaa ke pemberi kerja kalian. Data dari formulir inilah yang harus kita laporkan pada saat mengakses portal e-filling pada situs DJP Online atau aplikasi penyedia jasa yang menjadi mitra resmi DJP lainnya.
  2. EFIN atau Electronic Filling Identification Number. EFIN ini adalah nomor identifikassi wajib pajak dari DJP untuk melakukan e-filling atau lapor pajak online. Bagaimana cara mendapatkan EFIN? Kalian harus mendatangi kantor pelayanana pajak guys atau yang sering dikenal dengan istilah kantor KPP. Tinggal pergi aja ke KPP terdekat dengan membawa NPWP. Entar di sana akan dikasi formulir aktivasi EFIN oleh petugasnya.
  3. Data penghasilan lainnya, kewajiban/utang dan harta (bila ada). Data yang ini harus disiapkan bagi kalian yang punya penghasilan lain di luar dari pekerjaan tetap kalian. Terus kalau ada utang/kewajiban dan harta-harta lainnya disiapkan juga datanya agar ketika mengisi SPT Tahunan Pribadi bisa dilakukan dengan mudah.

Mengisi SPT Tahunan secara Online

Oke, saatnya membuat dan mengisi SPT Tahunan Pribadi secara online. Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, kalau pengisian SPT Online ini bisa dilakukan melalui situs DJP Online atau aplikasi penyedia jasa yang menjadi mitra resmi DJP. Setelah sebelumnya telah membuat akun pada situs atau aplikasi tersebut maka sekarang saatnya mengisi SPT Tahunan Online.

cara membuat spt tahunan

Misalnya kalian akan mengisi SPT Pribadi melalui situs DJP Online maka langkah-langkahnya adalah:

  1. Login dengan memasukkan nomor NPWP dan EFIN seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya,
  2. Selanjutnya adalah mengisi formulir SPT. Ada dua jenis formulir yaitu Formulir 1770 S (bagi yang berpenghasilan lebih dari Rp 60 juta per tahun) dan Formulir 1770 SS (bagi pegawai yang memiliki gaji di bawah Rp 60 juta per tahun).
  3. Bagi pekerja bebass atau freelancer maupun yang memiliki usaha akan ada pilihan untuk upload SPT. Pekerja bebas adalah pekerja yang memiliki keahlian khusus sebagai usaha untuk memperoleh penghasilan yang tidak terikat oleh perusahaan tertentu.
  4. Isilah semua formulir yang ada dalam sistem e-filling. Setelah itu akan ada kode verifikasi untuk pengiriman e-SPT yang akan dikirim melalui SMS atau email.
  5. Kemudian isi kode verifikasi yang diperoleh, kirimkan SPT secara online.
  6. Setelah itu akan ada notifikasi status e-SPT dan Bukti Penerimaan Elektronik yang akan diberikan melalui email.

Berdasarkan pengalaman beberapa teman dalam mengisi e-SPT ini, akan muncul banyak tayangan formulir yang rada membingungkan. Tapi jangan khawatir ya, DJP sudah memberikan tool Wizard bagi kalian yang belum paham cara pengisian form SPT.

Oke, begitulah kira-kira guys gambaran umum cara membuat SPT Tahunan Pribadi. Sebagai warga negara yang baik tentunya kita harus mendukung dan melakukan pelaporan SPT tahunan ya guys! Selamat mencoba! Kalau ada kesulitan dalam pengisian SPT secara online, jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi Kring Pajak di nomor 1500 200.

Advertisements

4 thoughts on “Cara Membuat SPT Tahunan Pribadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s