5 Jajanan Tradisional Favoritku

Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Senin ketika perayaan maulid nabi Muhammad SAW, di rumah ada syukuran kecil-kecilan. Pertama, dalam rangka maulid nabi itu sendiri. Kedua, dalam rangka syukuran karena telah lahir putera pertama dalam keluarga kecil saya dan suami. Dan ketiga, 12-12 itu hari ulang tahun saya! (yang satu ini boleh diabaikan, nggak penting) -,-

Sudah menjadi kebiasaan di masyarakat sasak (orang lombok) di perayaan maulid Nabi setiap tahunnya pasti mengundang (minimal) keluarga dan sahabat dekat untuk menjalin Silaturrahim. Nggak jarang, kadang ada yang ketemu saudara kandung pun hanya sekali setahun, kalau nggak pas lebaran, ya ketika perayaan maulid Nabi. Padahal mah masih tinggal satu pulau.

Nah, kembali ke perayaan maulid nabi. Masyarakat di lombok biasanya seminggu sebelumnya udah nyiapin aneka makanan dan jajanan tradisional yang nantinya akan dibawa ke Masjid dan sebagai hidangan ketika syukuran di rumah.

Ceritanya hari itu ketika saya melihat aneka hidangan yang ada di depan mata, tetiba keinget jajanan lain. Duh bukannya nggak bersyukur, tapi emang tiba-tiba ngebayangin aja jajanan tradisional lain yang merupakan jajanan favorit saya.

Jadi ceritanya, pada jaman dahulu kala, saya pernah menyicipi jajanan tradisional favorit saya ini di suatu tempat, dan kebetulan itu adalah rasa terenak yang pernah saya makan. Sayangnya, karena suatu dan lain hal saya tidak berkesempatan lagi membeli kue tersebut di tempat yang sama.

That’s why ketika hari itu saya melihat aneka jajanan yang tersaji di depan mata, pikirannya melayang ngebayangin rasa enak dan gurihnya jajanan tradisional yang pernah saya makan dulu. Andaikan penjualnya ada di deket rumah, mungkin tiep hari saya akan nongkrong di situ. Tapi walaupun gitu, namanya juga kue terfavorit, sampai sekarang saya masih suka dan sering makanin nih kue-kue. Karena emang masih banyak beredar di pasaran. Yuk ah, langsung aja, ini dia 5 Jajanan Tradisional Favoritku:

1. Klepon

resep-klepon-isi-gula-merah-kenyal-meleleh
sumber: resepdanmasakan.com

Saya suka yang manis-manis! dan jajanan pasar yang satu ini berhasil membuat saya tergila-gila. Rasanya yang lembut dan kenyal dipadu dengan gula merah yang lumer di mulut sangat ampuh sebagai penghilang penat. Enaknya dimakan di sore hari ditemani secangkir teh manis hangat.

Oiya, teman-teman tahu nggak sih kalau ternyata di Malaysia juga ada lho kue klepon. Tapi mereka di sana nyebutnya “Onde-onde”. (correct me if I’m wrong).

Nah, di Indonesia kan kalau “Onde-onde” itu jajanan berbentuk bola-bola yang ada wijennya, yang isinya adonan kacang hijau.

2. Onde-onde

onde-onde
sumber: wikiresep .com

Nah, ini dia “Onde-onde” versi Indonesia. Yang satu ini juga favorit saya. Selain pencinta manis saya juga suka yang gurih-gurih seperti kue onde-onde ini. Enaknya sih kalau onde-onde dimakan di pagi hari. Dan kalau makan banyak pun nggak bakal bikin eneg kalau menurut saya.

Nah, kalau di Malaysia yang disebut “Onde-onde” adalah “Klepon”, kira-kira kalau “Onde-onde” yang ini ada apa nggak ya di sana? Menurut wikipedia sih ada, dan di sana namanya kuih bom. Biasanya kuih bom di isi dengan adonan/pasta kacang merah. Namanya unik ya, kuih bom, apa karena bentuknya yang bulat-bulat seperti bom?

3. Getuk

getuk-640x426
sumber: kupasresep.com

Masih ngebahas yang gurih-gurih, kue yang terbuat dari olahan singkong ini pasti udah nggak asing lagi di telinga kita, terutama bagi masyarakat di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Getuk ini sebenarnya ada dua macam, yaitu getuk singkong biasa dan getuk lindri. Getuk singkong pada umumnya adalah getuk yang berwarna cokelat (karena adonan singkongnya ditaburi potongan gula jawa/gula merah) dan teksturnya agak kasar. Sedangkan getuk lindri adalah getuk yang bentuknya seperti tumpukan mie (seperti gambar ilustrasi di atas). Persamaan kedua getuk ini terletak pada penyajiannya yang ditaburi parutan kelapa (ya iyalah -,-).

Nah, getuk terenak yang pernah saya cicipi adalah getuk yang saya beli di pasar tradisional di depan gedung SMA saya dulu. Yang jual nenek-nenek, dan jualannya cuman satu, getuk tok. Dan bukanya cuman pagi doang di depan ruko gitu, buka bentar langsung abis. Sekarang udah nggak ada lagi, heuheu T.T

6. Bubur Candil

bubur-candil
sumber: masakmemasak .com

Bubur candil: teksturnya yang kenyal, rasanya saus gula merahnya yang manis, ditambah santannya yang gurih, mantabss lah pokok’e. Eh tapi kayaknya bubur candil ini ada juga yang menyebutnya “kolak biji salak” ya? Ada juga yang bilang “bubur sum-sum”. Nggak ngeh juga bedanya dimana. Yang penting adalah ketika saya teringat bahwa bubur candil yang paling enak yang pernah saya makan adalah ketika saya masih kuliah di Bogor dulu.

Walaupun nggak kuliah di IPB Bogor, saya lumayan sering ke daerah “Kampus Dalam” namanya. Di sana suka ada pasar kaget setiap hari Minggu. Nah, di situ lah saya nemu pedagang bubur candil yang enaaak banget (apa kebetulan karena lagi laper yaa pagi-pagi?). Harganya juga murah.

Jalan-jalan pagi di hari Minggu, ke pasar kaget, emang bisa banget bikin hidup tambah happy. Karena semua barang yang dijual pasti murah-murah. Apalagi ada penjual bubur ayam, bakso, sate kambing dan lalapan ayam, #eh.

5. Clorot

clorot
sumber di sini

Di desa saya kue yang manis ini namanya clorot. Dan setahu saya emang kayaknya bahasa Indonesianya juga clorot, iya nggak sih?. Saya suka dengan jajanan yang satu ini karena MANIS (sekali lagi, saya suka yang manis-manis) dan teksturnya yang kenyal-kenyal dan lembut ketika dimakan. Clorot terenak yang pernah saya makan adalah clorot buatan almarhum nenek saya.

***

Nah, itu dia 5 jajanan tradisional terfavorit versi saya. Alhamdulillah sih ya, sampai sekarang masih banyak yang jual di pasaran. Jadi nggak perlu repot nyarinya dan nggak perlu ribet bikinnya.

Bagi teman-teman di seputaran Mataram, yang juga kayak saya, yang nggak suka ribet bin repot bikin kue buat camilan, tenang aja. Ada toko kue Sari Rasa yang menyediakan aneka kue,Β both tradisional and modern. Nggak perlu juga repot-repot nyari alamat Sari Rasa karena sudah ada layanan delivery order di 0878-6524-9580.

sari-rasa

 

Anyway, karena saya orang desa, kue favoritnya ya jajanan pasar semua, hihi. Kalau boleh tahu, teman-teman juga penyuka jajanan tradisional nggak sih? (kepo amat sih saya) πŸ˜€

Advertisements

32 thoughts on “5 Jajanan Tradisional Favoritku

  1. wahhh…. dari Lombok yahh?? saya dari malang lohh.. lebih tepatnya di Batunya sih… hehe. Salam Kenal…
    Saya suka kue lumpur. pastel juga. onde-onde juga enak. klepon juga. enak semua.. hahaha

    Like

  2. Waaah, samaaa, aku juga suka itu semuaaa.
    Kecuali clorot (aku gak bisa memastikan ini bahasa indonesia atau bukan karena baru denger ini disini haha), aku belum pernah tau clorot itu yang mana dan bagaimana 😦

    Like

  3. Cinta jg org desa mba…dan Cinta bangga koq meski dr desa kecil di Pekalongan – Jawa Tengah.

    Cinta suka klepon, getuk, dan bubur candil. Kl pulkam, Cinta pst berburu mkanan ini bareng ibu. πŸ˜ŠπŸ˜πŸ˜ƒ

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s