Kolam Renang Khusus Muslimah di Pulau Lombok: Impianku #1oTahunLagi

kolam renang muslimah di lombok.jpg

Jika teman-teman sebelumnya pernah membaca artikel saya tentang pengalaman belajar berenang, teman-teman pasti sudah tahu betapa sulitnya perjuangan saya mencari kolam renang khusus muslimah di Depok. Keinginan untuk bisa berenang yang saya impikan sejak saya masih di bangku sekolah akhirnya bisa terwujud ketika saya berumur 24 tahun – baiqrosmala.com

Menjadi seorang muslimah memang terkesan penuh dilema. Tuntutan untuk menutup aurat secara sempurna, menundukkan pandangan dan menjaga penampilan agar tidak sampai menarik perhatian yang berlebih dari lawan jenis merupakan tiga dari banyak poin yang harus diperhatikan agar menjadi muslimah yang baik menurut Islam.

Salah satu dilema yang saya alami dalam menjaga izzah sebagai seorang muslimah adalah ketika saya memutuskan untuk menekuni olahraga renang. Ketika itu saya belum bisa berenang sama sekali dan di kota Depok (kota domisili saya waktu itu) terdapat banyak kolam renang namun tidak ada satu pun yang menyediakan fasilitas khusus muslimah (baik kolam renangnya maupun instrukturnya). Walaupun akhirnya setelah melalui proses pencarian yang cukup panjang, saya menemukan satu kolam renang yang didesain khusus untuk muslimah dengan lokasi yang lumayan jauh dari tempat tinggal saya.

Saat ini setelah kembali ke kampung halaman saya di Pulau Lombok, hal yang sama saya alami kembali. Sudah genap delapan bulan saya di sini dan saya belum menemukan satu pun kolam renang khusus muslimah di Kota Mataram. Saya yakin banyak muslimah di luar sana pernah atau sedang mengalami hal yang sama, tidak hanya di Lombok tapi juga seluruh Indonesia. Keterbatasan akses kolam renang bagi muslimah ini lah yang kemudian mendorong saya untuk bermimpi dan berniat memiliki usaha kolam renang khusus muslimah di Pulau Lombok (khususnya di Kota Mataram) yang harus saya realisasikan dalam jangka waktu 10 tahun ke depan.

impianku 10 tahun lagi

Seperti Apa Konsep Kolam Renang Khusus Muslimah?

Sesuai namanya, Kolam Renang Khusus Muslimah adalah kolam renang yang didesain khusus untuk memenuhi dan memfasilitasi kebutuhan muslimah akan olahraga berenang. Bentuk fasilitas yang disediakan adalah kolam renang yang tidak bercampur dengan laki-laki, instruktur muslimah, berlokasi indoor atau semi-indoor (tidak terlihat oleh lawan jenis) dan yang paling penting adalah pengunjung kolam renang yang semuanya dari kalangan muslimah (wanita beragama Islam). Hal ini bertujuan agar para pengunjung bisa berenang dengan leluasa karena jika terdapat wanita non-muslim maka seorang wanita muslimah tetap wajib menutup auratnya dengan sempurna.

Konsep kriteria pengunjung kolam renang yang hanya ditujukan kepada wanita muslimah ini tentunya tidak bermaksud mendiskriminasi ataupun berbuat SARA kepada wanita non-muslim. Hal ini dikarenakan wanita non-muslim masih bisa mengunjungi kolam renang lain pada umumnya tanpa ada halangan/hambatan, berbeda dengan wanita muslimah yang terikat aturan agama berupa kewajiban untuk tetap berhijab di depan wanita non-muslim (berdasarkan kesepakatan mayoritas ulama, walaupun terdapat perbedaan pendapat).

Bagaimana Peluang Usaha Kolam Renang Muslimah di Pulau Lombok?

islamic center ntb
Islamic Center NTB

Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Kebutuhan akan kolam renang muslim dan muslimah sudah saatnya dilirik sebagai peluang usaha yang menguntungkan bagi para penggelut bisnis di bidang usaha kolam renang. Pulau Lombok sendiri adalah Pulau yang dikenal dengan julukan Pulau Seribu Masjid. Terdapat setidaknya 5.000 masjid yang berdiri kokoh di Pulau dengan jumlah penduduk 3 juta jiwa ini. Selain memiliki banyak objek wisata alam yang memukau, bangunan megah Islamic Center NTB yang pembangunannya ditargetkan selesai pada tahun 2016 menjadi icon pelengkap keindahan Pulau Lombok yang 90% penduduknya adalah muslim.

lombok worlds best halal tourism destination
sumber gambar: lomboktoday.co.id

Selain itu, belum lama ini Pulau Lombok berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam perhelatan akbar The World Halal Travel Summit and Exhibition 2015 yang diselenggarakan di Abu Dhabi (Oktober 2015). Dua penghargaan itu adalah World’s Best Halal Tourism Destination dan Wolrd’s Best Halal Honeymooon Destination. Ini menunjukkan prospek bisnis halal tourism di Lombok akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Terlebih dengan adanya Bebas Visa Kunjungan, wisatawan mancanegara terutama muslim dari negara-negara Timur Tengah akan terus ramai berdatangan. Dengan begitu, keberadaan kolam renang khusus muslimah tentunya memiliki prospek bisnis yang cukup besar pula untuk memenuhi kebutuhan wisatawan.

Kendala dan Tantangan Membuka Usaha Kolam Renang Muslimah

Beberapa peluang menjanjikan yang telah saya jelaskan di atas kemudian diiringi dengan adanya beberapa kendala dan tantangan yang harus saya hadapi. Salah satunya adalah masih minimnya pengetahuan saya tentang manajemen pengelolaan kolam renang. Ini merupakan suatu tantangan bagi saya untuk terus belajar dan mencari ilmu ke depannya. Dalam kurun waktu 10 tahun insyaallah saya akan memiliki banyak kesempatan untuk menambah wawasan mengenai pengelolaan kolam renang dan sekaligus menambah networking ke orang-orang yang sudah menggeluti bisnis ini terlebih dahulu.

budget pembuatan kolam renang

Kemudian hal yang paling penting sekaligus menjadi kendala utama saat ini adalah terkait modal usaha. Membuka usaha kolam renang tentunya membutuhkan modal yang cukup besar. Mulai dari biaya pembelian lahan/tanah dengan luas tertentu untuk lokasi pembangunan kolam renang sampai biaya proses pembangunan kolam renang itu sendiri membutuhkan dana yang tidak sedikit. Setelah saya mencari dan membaca berbagai jenis informasi mengenai kolam renang di internet, biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan kolam renangnya saja minimal memerlukan dana sebesar Rp 360 Juta (untuk model standar kolam renang dewasa).

Cara Saya Mewujudkan Impian #10TahunLagi

Memulai bisnis kolam renang memang memerlukan modal besar. Namun saya yakin saya bisa mewujudkan impian saya tersebut apabila saya terus berusaha dan mengerahkan seluruh kemampuan yang saya miliki dalam mempersiapkan dananya. Salah satu bentuk usaha yang akan saya lakukan dalam jangka waktu dekat adalah berinvestasi. Bagi saya, melakukan investasi jauh lebih menguntungkan dibandingkan menabung di bank dikarenakan beberapa alasan:

  1. Motivasi orang menabung di bank cenderung untuk menyimpan dana dalam jangka waktu yang pendek sedangkan investasi lebih berorientasi jangka panjang;
  2. Biasanya tabungan di bank bisa diambil kapan saja jika ada kebutuhan mendadak, sedangkan dana investasi tidak bisa diambil dalam keadaan darurat. Jika diambil sebelum jatuh tempo tentu akan ada kerugian dalam investasi tersebut;
  3. Investasi menawarkan imbal hasil yang cenderung terus meningkat seiring waktu sedangkan peningkatan keuntungan pada tabungan tidak terlalu signifikan.

Karena itulah saya lebih memilih untuk melakukan investasi sedini mungkin dalam rangka mewujudkan impian saya memiliki usaha kolam renang khusus muslimah di Pulau Lombok 10 tahun mendatang.

Berinvestasi yang Amanah di Pasar Modal Syariah

pasar modal syariah.docx

Tujuan dari kegiatan investasi yang akan saya lakukan tidak lain adalah agar dana yang saya miliki bisa berkembang dan produktif. Al-Qur’an pun telah menjelaskan bahwa umat muslim dilarang menimbun harta (Q.S. At-Taubah: 34).  Ayat ini menjelaskan bahwa harta yang dimiliki seorang mukmin harus diputar dalam perekonomian (diinvestasikan) dan dipergunakan di jalan Allah.

Sebagai seorang muslim, tentu saya harus memperhatikan prinsip-prinsip investasi yang diatur dalam Islam yaitu terkait kehalalan. Bentuk investasi yang halal salah satunya adalah tidak berinvestasi pada industri yang dikategorikan haram seperti industri alkohol, pornografi, dsb. Selain itu, jenis transaksi yang dilakukan haruslah terhindar dari unsur riba (bunga), gharar (ketidak jelasan) dan maysir (spekulasi). Lebih jauh lagi, investasi seorang muslim haruslah berorientasi kepada hasil yang dapat mendatangkan mashlahah (manfaat) bagi masyarakat luas. Berdasarkan prinsip-prinsip inilah akhirnya saya lebih memilih berinvestasi di Pasar Modal Syariah.

Secara umum sebenarnya kegiatan yang ada pada Pasar Modal Syariah tidaklah jauh berbeda dengan kegiatan yang ada di pasar modal secara keseluruhan, namun Pasar Modal Syariah memiliki beberapa karakteristik khusus yang membedakannya dengan pasar modal konvensional. Perbedaan mendasar tersebut terletak pada tiga hal yaitu indeks sahamnya, instrumen yang diperjualbelikan dan mekanisme transaksi yang dilakukan.

  • Indeks Saham Konvensional memasukkan semua harga saham perusahaan emiten yang terdaftar (listing) di bursa efek tanpa memperhatikan aspek halal haram, sedangkan Indeks Saham Syariah merupakan rata-rata keseluruhan harga saham syariah yang emitennya tidak boleh bergerak dalam bidang usaha yang dilarang syariat. Bidang usaha yang dilarang tersebut seperti  perbankan atau bisnis keuangan lainnya yang terkait bunga/riba (interest), perusahaan alkohol, rokok, judi, peternakan babi dan sektor lain yang dipengaruhi signifikan oleh hal-hal yang dilarang Islam.
  • Instrumen yang diperjualbelikan di pasar modal konvensional adalah surat-surat berharga seperti saham, obligasi, reksa dana dan instrumen turunannya opsi, right, dan waran. Sedangkan instrumen pada Pasar Modal Syariah adalah saham syariah, sukuk dan reksa dana syariah yang diperjualbelikan dengan prinsip dan akad-akad syariah.
  • Mekanisme Transaksi dalam Pasar Modal Syariah tidak mengandung transaksi yang mengandung ribawi, maysir, gharar dan manipulasi pasar seperti yang terjadi di pasar modal konvensional.

Berdasarkan ketiga perbedaan mendasar tersebut maka dapat disimpulkan bahwa berinvestasi di Pasar Modal Syariah jauh lebih aman dan lebih menguntungkan dari segi syariah dibandingkan dengan pasar modal konvensional.

Kemudian, sebagai langkah awal memulai investasi kini saatnya saya memilih produk Pasar Modal Syariah seperti apa yang cocok untuk kebutuhan saya. Berbagai informasi telah saya kumpulkan terkait produk yang ditawarkan oleh Pasar Modal Syariah berikut keunggulan masing-masing. Informasi lengkap mengenai Keuangan Syariah saya peroleh dari situs komunitas Aku Cinta Keuangan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

produk pasar modal syariah

Ada tiga produk atau instrumen yang diperjualbelikan di Pasar Modal Syariah yaitu Saham Syariah, Sukuk dan Reksa Dana Syariah. Saham Syariah adalah bukti kepemilikan modal investor atas suatu perusahaan yang terdaftar di bursa efek. Sukuk merupakan sertifikat yang mewakili suatu bagian tertentu atas aset berwujud, nilai manfaat atas aset berwujud, jasa atau aset proyek. Sementara Reksa Dana Syariah adalah instrumen yang terdiri dari portofolio investasi yang sesuai syariah dan dikelola oleh manajer investasi.

Selain diperjualkanbelikan dengan mekanisme yang sudah sesuai syariah, produk yang ada di Pasar Modal Syariah memiliki keunggulan dan keuntungan masing-masing. Keuntungan dari Saham Syariah adalah investor akan mendapatkan deviden (pembagian laba) setiap kali perusahaan mendapatkan untung dan juga capital gain yaitu keuntungan yang diperoleh ketika menjual saham dengan harga yang lebih tinggi dari harga awal membelinya. Keuntungan dari investasi Sukuk selain bisa mendapatkan capital gain melalui pasar sekunder, investor juga memperoleh nisbah bagi hasil  yang dibayarkan tiap jangka waktu kesepakatan. Sedangkan keuntungan dari Reksa Dana Syariah bagi investor adalah kemudahan berinvestasi atas efek-efek syariah dengan diwakilkan  oleh manajer investasi.

Memiliki Kolam Renang Muslimah Melalui Reksa Dana Syariah

reksa dana syariah

Setelah mengetahui dan memahami keunggulan masing-masing produk yang ada di Pasar Modal Syariah, maka pilihan saya jatuh kepada Reksa Dana Syariah. Hal ini didasari atas dua pertimbangan sebagai berikut:

  1. Sebagai ibu rumah tangga saya memiliki dana yang bisa dibilang masih terbatas, sementara di satu sisi saya perlu menumbuhkembangkan uang yang saya miliki untuk mewujudkan impian saya memilki usaha kolam renang khusus muslimah;
  2. Sebagai calon investor pemula, saya belum memiliki keahlian dalam menganalisa risiko yang ada pada pasar modal. Saya juga memiliki keterbatasan pengetahuan terkait kapan waktu dan perusahaan yang tepat untuk membeli dan menjual efek yang ada di pasar modal.

Dengan begitu, solusi yang tepat menurut saya adalah membeli produk Reksa Dana Syariah. Dengan Reksa Dana Syariah maka saya hanya perlu menitipkan dana saya ke manajer investasi tanpa khawatir mengenai pengelolaannya. Manajer investasilah yang nantinya mengumpulkan dana yang saya miliki bersama dana minim dari para investor lainnya untuk kemudian dibelikan efek-efek yang ada pada pasar modal. Dengan ini saya tidak perlu khawatir akan kemungkinan menanggung risiko investasi yang terlalu besar karena keuntungan dan risiko ditanggung bersama pemodal-pemodal lainnya.

Hal yang paling penting bagi saya adalah bahwasanya dalam instrumen Reksa Dana Syariah ini terdapat mekanisme pembersihan dari unsur non halal. Jadi, jika terdapat suatu kondisi di mana portofolio Reksa Dana Syariah tidak lagi memenuhi kriteria syariah, maka manajer investasi berkewajiban melakukan cleansing terhadap portofolio tersebut dengan cara menjual efek yang tidak sesuai syariah secepat mungkin. Proses pembersihan seperti ini terjadi jika Reksa Dana Syariah yang tidak memenuhi kriteria syariah tersebut tidak sengaja dilakukan oleh manajer investasi dan bank kustodian (bank yang ditunjuk untuk menjaga aset investasi).

Lalu bagaimana jika manajer investasi dan bank kustodian terbukti dengan sengaja menempatkan efek non-syariah ke dalam portofolio Reksa Dana Syariah? Proses pembersihannya adalah manajer investasi dan bank kustodian dilarang menjual unit pernyetaan baru dan juga dilarang mengalihkan kekayaan Reksa Dana Syariah selain dalam rangka cleansing dari unsur non-halal. Selain itu, manajer investasi dan bank kustodian juga diharuskan membeli efek non halal sesuai dengan harga perolehan. Jikalau terbukti melanggar maka OJK sebagai otoritas pengawas berhak mengganti manajer investasi dan atau bank kustodian bersangkutan, bahkan OJK juga berwenang membubarkan Reksa Dana Syariah tersebut.

Wah, mekanisme perlindungan Reksa Dana Syariah agar selalu terjaga dari unsur non-halal ternyata lumayan kompleks ya? Dengan ini saya tidak ragu lagi memilih berinvestasi pada Reksa Dana Syariah. Selain itu, saat ini terdapat setidaknya 10 macam produk Reksa Dana Syariah yang dapat dipilih oleh investor sesuai kebutuhan investasi masing-masing. Terakhir, yang paling menarik dari produk Reksa Dana Syariah ini adalah investor sudah bisa memulai investasi dengan modal hanya Rp 100.000!

Bagaimana? Apakah teman-teman juga tertarik berinvestasi di Reksa Dana Syariah?
Apapun impian teman-teman #10tahunlagi, pastikan dananya harus dipersiapkan dari sekarang melalui investasi yang aman, amanah dan sesuai syariah ya..


Link Referensi:
Aku Cinta Keuangan Syariah
Aurat Wanita di Depan Mahramnya
Budget Pembuatan Kolam Renang
Investasi Syariah Menguntungkan Dunia Akhirat
Keunggulan Tiga Produk Pasar Modal Syariah
Lombok Sabet Penghargaan di World Halal Travel Summit 2015
Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan
Reksa Dana Syariah Aman dari Unsur Non Halal
Untung-Rugi Menabung Vs Investasi
10 Jenis Reksa Dana Syariah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s